CINTA DALAM SEKOTAK BEKAL
Cinta dalam Sekotak Bekal
Di pagi yang cerah seperti biasanya Risa berangkat
dari kostnya menuju ke Kampus. Risa adalah seorang mahasiswi Jurusan Ilmu
Keguruan di salah satu Kampus Negeri yang ada di Jawa Tengah. Sesampainya di Kampus,
Risa langsung mendatangi teman-temannya yang sedang asyik ngobrol di kantin Kampus.
Tak jauh dari tempat duduk mereka, terlihat segerombolan geng cowok dari
Jurusan yang sama. Salah satu cowok dari geng itu menatap Risa sambil
melambaikan tangannya sebagai kode ingin berkenalan.
“Ris, itu ada yang lihatin kamu”, celetuk Dina.
“Oh mungkin dia nau kenalan sama kamu Ris?, sahut Vita
sembari menepuk bahu Risa.
Risa hanya terdiam tertunduk malu.
Keesokan harinya ternyata mereka bertemu kembali di Mata
Kuliah yang sama. Dan ternyata nama cowok itu adalah Dhani. Karena sering bertemu
mereka menjadi akrab dan sering ngobrol bareng, walaupun obrolannya itu seputar
tugas Mata Kuliah.
Pagi itu Dhani tampak terburu-buru masuk ke kelas. Wajahnya
juga terlihat begitu lesu.
Tak terasa Mata Kuliah di jam pertama pun selesai, jam
menunjukkan pukul 10.20. Risa menghampiri Dhani yang hendak berjalan menuju
keluar kelas.
“Dari tadi aku amati kamu terlihat lesu, kamu kenapa? kamu
sakit?”, tanya Risa.
“Aku nggak papa, cuman tadi pagi aku berangkat
buru-buru jadi nggak sempet buat sarapan”, jawab Dhani.
“Terus sekarang kamu mau kemana?”, tanya Risa lagi.
“Mau kesana buat beli sarapan”, jawab Dhani sambil
mengarah ke kantin belakang Kampus.
“Kamu nggak usah ke kantin, kebetulan ini aku bawa bekal.
Ini buat kamu aja”, ucap Risa sambil menyodorkan sekotak nasi bekal untuk makan
siangnya kepada Dhani.
Awalnya Dhani sempat menolak dan berkata “nggak usah Ris, ini kan bekal kamu buat makan siang nanti?”.
“Nggak papa, tadi aku udah sarapan kok”, jawab Risa.
Sejak saat itu Risa dan Dhani semakin akrab dan sering
terlihat bersama. Teman-teman geng Risa kaget ketika Risa cerita kalau mereka sudah
jadian.
Tak terasa hubungan mereka berjalan empat tahun hingga
mereka lulus kuliah. Sampai suatu hari Risa bertanya pada Dhani,
“Mau dibawa kemana hubungan kita?, Tanya Risa.
Dhani hanya terdiam mendengar pertanyaan Risa. Risapun
kembali bertanya pada Dhani,
“Kalau kamu serius, secepatnya kamu dan orang tuamu datang
kerumah untuk silaturahmi dan membahas tentang kelanjutan hubungan kita?.
“Aku belum siap untuk menikah”, jawab Dhani lirih.
Risa terkejut mendengar jawaban dari Dhani, Risa hanya
bisa terdiam.
Sejak saat itu, hubungan mereka semakin renggang. Dan ketika
suatu hari Risa meminta untuk bertemu, Dhani selalu saja menolak dengan berbagai alasan.
Akhirnya hubungan merekapun berakhir hanya melalui pesan.
Seminggu kemudian, Risa bertemu dengan teman-temannya
di tempat mereka biasa makan bersama. Risa bercerita kalau dia sudah putus dengan
Dhani, dan teman-temannya langsung kaget.
“Kok bisa tiba-tiba putus Ris?”, tanya Vita.
“Apa ada masalah?”, tanya Lala kemudian.
“Sabar ya Ris…”, kata Maya sambil memeluk Risa yang
tengah bersedih.
Setelah suasana tenang, Risa akhirnya bercerita.
“Nggak ada masalah apa-apa, tapi saat aku tanya tentang kelanjutan hubungan kita. Dan Dhani cuman jawab “aku belum siap nikah”. Padahal kita udah nabung bareng buat biaya nikah kita nanti”, jawab Risa
“Mungkin Dhani bukan jodoh kamu Ris, kamu harus
percaya kalau Allah udah nyiapin jodoh terbaik buat kamu, kamu harus sabar,
karena yang tepat akan selalu datang di waktu yang tepat pula”, ucap Lia sambil
menyemangati Risa.
Semua teman-teman Risa pun saling memberikan semangat untuk Risa agar Risa selalu menjadi pribadi yang tetap kuat dan sabar. Merekapun saling
berpelukan.
seorang teman akan membuatmu senang, seorang sahabat akan membuatmu bahagia, seseorang yang mencintai mu dia akan membuatmu senang, bahagia dan selalu ada untukmu baik dalam suka maupun duka.
BalasHapuscinta yang sesungguhnya bukan berisi hal-hal menyakitkan, tapi menenangkan.
BalasHapusKeren ya risa bisa kuat melepas dani, karena memang serius nya suatu hubungan pasti berkahir dengan pernikahan.
BalasHapusRisa ... kamu adalah aku tempo dulu, Hehehe yang namanya jodoh memang misteri. Pacaran lama belum tentu sampai ke pelaminan, ya, kan Kak 😁
BalasHapussahabatan saja ya dan fokusin kuliah dulu. mengenai tulisannya, kayaknya alurnya begitu cepat ya. tapi keren karena penulisnya pandai memainkan kata-kata sehingga kisah/kbrsmaan mereka terkesan brlangsung lama. mantap
BalasHapusMaaf ya teman² diatas tertulis tanggalnya mundur sehari sebelum tanggal publish padahal saya publish tulisan selalu sesuai harinya. Nanti saya coba pengaturan tanggal blognya.
BalasHapusInsya Allah nanti akan dipertemukan dengan seseorang yang terbaik menurut Allah. Tetap semangat
BalasHapusga gampang untuk memutuskan hubungan yang sudha terjalin lama, tetapi kalu ga jelas ya mending berakhir aja ya Ris, jodoh ga akan kemana-mana kok Ris
BalasHapusRisa harus kuat, karena wanita hebat dan tangguh jodonhya pasti tangguh juga. Risa pasti menemukan jodoh terbaiknya.
BalasHapusIya, kalau jodoh mah akan dipermudah ke pelaminan kok
BalasHapusSalah satu kenapa sampai sekarang blm mau pacaran meskipun kebanyakan teman-temanku pada pacaran, karena takut putus. Merasa belum siap ke jenjang yang lebih serius. Tapi salut deh sama Risa, semoga dengan putusnya Risa dan Dani, ada rencana yang lebih baik lagi.
BalasHapusKalo bukan jodoh, mau kaya gimana juga akan berakhir. Terkadang yang kita yakini akan selamanya, juga bisa saja berakhir . Hiks
BalasHapusbelum siap mengemban beban bersama mu :(
BalasHapus