BAGIAN DARI DIRIKU
Minggu, 5 Juni 2022.
Bagian dari Diriku
Aku adalah puteri kedua dari empat bersaudara. Dari kecil aku tidak
terbiasa bermain dan keluar rumah bahkan di lingkungan tempat tinggalku
sendiri. Setiap hari aku hanya keluar untuk ke sekolah dan selebihnya aku hanya
di rumah sehingga aku hanya mengenal lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah. Dulu waktu
TK aku sulit untuk beradaptasi dengan teman-teman karena aku termasuk anak yang
pendiam. Bahkan setiap hari aku selalu ditemani oleh ibu atau nenek hingga
selesai belajar di bangku TK, dan sampai ke jenjang SMP aku selalu diantar ke
sekolah dan dijemput ketika pulang sekolah. Makanya dari dulu aku selalu dicarikan
sekolah yang jaraknya dekat dengan rumah. Baru saat masuk SMK aku sudah mulai dibolehkan
untuk berangkat sendiri. Hingga masuk ke Perguruan Tinggi pun aku masih kuliah
di Kota kelahiranku.
Saat kuliah aku mengambil Jurusan Pendidikan. Ada beberapa Dosen
Pengampu mata kuliah yang mana beliau juga seorang penulis buku. Pada mata kuliah beliau, mahasiswa terkadang
diharuskan membeli buku karya beliau untuk dibaca dan membuat Review Buku. Selain
itu juga kadang ada tugas menulis artikel, merangkum bacaan, dan tugas penelitian
yang kemudian dari hasil penelitian itu harus dituangkan dalam bentuk tulisan.
Aku sering ke perpustakaan, selain untuk mencari buku sebagai bahan tugas kuliah aku sambil mencari novel dan buku-buku yang berisi quotes-quotes untuk motivasi diriku sendiri dan terapi suasana hati. Maklum sebagai “Generasi Z” kadang masih suka labil dan galau.
“Big Why Menulis” menurutku adalah sebagai wadah untuk menyampaikan
pesan dari hati. Dengan menulis aku bisa menuangkan semua perasaanku dalam
bentuk tulisan yang masih kurangkai dengan sangat sederhana dan jauh dari kata
sempurna. Selain itu menulis menjadi perantara tempat curhat terbaikku setelah
Tuhan dan orang tuaku. Semua itu yang membuat diriku ingin lebih mengenal dan
belajar dalam dunia tulis-menulis. karena mengingat diriku adalah sosok yang
pendiam maka untuk menyampaikan beberapa hal dan perasaanku terkadang aku hanya
menuangkannya dalam bentuk tulisan.
Aku adalah seseorang yang bisa dibilang belum mahir bahkan pandai
dalam membuat dan menghasilkan tulisan. Untuk itu, saat ini aku masih berusaha
dan terus belajar dengan banyak membaca buku, quotes dari buku dan
orang-orang yang penuh inspiratif serta dari media sosial lainnya. Selain itu aku juga belajar mengolah kata dan
bahasa serta mencoba membuat quotes secara sederhana. Salah satu cara untuk
mewujudkan dan meningkatkan semangat dalam menulis, aku mengikuti “OPREC ODOP”. Sebelumnya
aku belum tahu apa itu ODOP. Aku baru tahu ODOP atas rekomendasi dari kakak iparku
yang kebetulan pernah bergabung dalam komunitas ini. Bismillah mudah-mudahan bersama
ODOP aku bisa meningkatkan semangat dan kualitas menulisku karena ini merupakan
langkah awal dan pengalaman pertamaku dalam mengikuti komunitas membuat
tulisan. Terimakasih ODOP atas kesempatan ini.
ALhamdulillah bertemu dengan komunitas ODOP sebagai jembatan mewujudkan the big why menulis ya ka
BalasHapusboleh berbagi cerita dengan kk zahro, inshaa Allah kk bantu.
BalasHapus