Berburu Jajanan

 Senin, 27 Juni 2022.


Berburu Jajanan

 

Tania dan Karin adalah kakak beradik. Usia mereka berdua berjarak 2 tahun. Ibu Tania dan Karin adalah seorang penjahit. Dari kecil, Tania dan kakaknya selalu dijahitkan baju yang sama oleh ibunya. Hampir semua baju mereka berdua kembar, dengan model dan warna yang sama. Karena sering keluar dan memakai baju yang sama, tak jarang jika banyak orang yang mengira kalau mereka seperti anak kembar. Tania adalah seseorang yang memilki hobi makan, dia sering keluar mencari makanan kesukaannya. Sebagai seorang adik, Tania selalu mengajak kakaknya untuk berburu makanan kesukaan mereka berdua. Tempat-tempat yang menjadi favorit mereka berdua itu seperti tempat makanan dekat alun-alun kota, penjual jajan dekat sekolah seperti penjual cilok, pisang coklat, sempolan, es kelapa muda jelly susu, batagor dan jajanan anak sekolah lainnya.

Suatu hari Tania sedang sakit kepala. Biasanya untuk meredakan sakit kepalanya Tania makan makanan yang pedas. Kali ini Tania berencana untuk membeli cilok kesukaannya dengan rasa yang pedas. Tania bersama dengan kakaknya keluar membeli jajan menggunakan sepeda motor.

Sebelum mereka berdua keluar, mereka selalu ijin dan pamit dengan orang tuanya, terutama ibunya yang selalu berada di rumah karena ibunya bekerja di rumah.

“Bu, Tania keluar dulu ya?” ucap Tania seraya mencium telapak tangan ibunya untuk meminta ijin.

“Kamu mau kemana?” tanya balik ibu Tania.

“Tania mau keluar jajan bu, biasa mau jajan cilok yang pedes biar kepala Tania mendingan. Hehe”.

“Kebiasaan kamu kalo jajan kaya gitu, jangan pedes-pedes kalo jajan nanti perut kamu sakit”.

“Iya bu, paling agak pedes nggak pedes banget”

“Ya udah sana hati-hati di jalan. Kamu sama kakakmu kan?”.

“Iya bu pasti, kan Tania kalo pergi kalau nggak sama ibu ya sama kakak”.

Setelah berpamitan dengan ibunya, Tania dan kakaknya langsung mengeluarkan motor dan menyalakan mesin motornya. Perjalanan menuju ke penjual cilok hanya membutuhkan waktu 10 menit perjalanan. Sesampainya di tempat tujuan, Tania langsung memesan cilok seperti biasanya. Cilok dengan bumbu komplit dan sedikit kuah yang menjadi favoritnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Usaha

Rumah Kedua

CINTA BERSEMI DI KKN