Berkah Mudik Lebaran
Minggu, 19 Juni 2022.
Berkah Mudik Lebaran
Lita dan Desi
adalah dua orang mahasiswi yang menempuh Pendidikan Sarjana di salah satu kampus
yang ada di Yogyakarta. Pertemanan mereka berawal karena mereka masuk di jurusan
yang sama dan mereka juga satu kost. Lita berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah.
Sedangkan Desi berasal dari Garut, Jawa Barat. Lita adalah seorang mahasiswi
yang pintar dan menjadi aktivs di kampus. Setiap hari dia selalu datang
pagi-pagi ke kampus dan pulang hingga sore hari.
Satu minggu
sebelum Lita dan Desi mudik ke kampung halaman masing-masing, mereka berencana untuk
ngabuburit dan bukber berdua sebagai quality time sebelum nantinya
mereka sibuk membantu orang tuanya persiapan Lebaran.
Sore hari mereka
menuju Resto Makanan Jawa yang ada di dekat kost mereka. Sesampainya di Resto, mereka
langsung memesan makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Tak lama kemudian
pesanan mereka datang. Suara adzanpun berkumandang sebagai tanda bagi seluruh
umat Islam sudah diperbolehkan untuk berbuka. Setelah meminum teh panas, tiba-tiba
perut Lita sakit.
“Kamu kenapa
Lit?“, tanya Desi dengan cemas.
“Nggak tau ni, perut
aku sakit banget. Kayaknya asam lambungku kambuh deh”, Jawab Lita sambil
menahan rasa sakitnya.
Desi baru
mengetahui kalau temannya itu mempunyai penyakit asam lambung. Karena panik mereka
langsung pulang ke kost. Sesampainya di kost, Desi membaringkan badan Lita di atas
kasur busa miliknya supaya dia bisa beristirahat.
Ketika waktu
sahur, Desi menghampiri kamar Lita.
“Gimana Lit?
udah mendingan?”, tanya Desi.
“Alhamdulilah
udah kok, ini aku mau bangun sahur. Maaf ya semalam udah bikin kamu khawatir”, jawab
Lita.
“Iya nggak
papa, kalau ada apa apa kamu ngomong ya”.
Setelah selesai
sahur, Lita bercerita tentang sakit asam lambungnya yang kadang-kadang suka
kambuh. Mendengar cerita itu, desi teringat kalau dulu ibunya pernah sakit asam
lambung.
“OIya Lit, dulu
juga ibuku pernah punya penyakit asam lambung, dan alhamdulillah sudah sembuh karena
ibuku rutin mengkonsumsi olahan makanan dari tepung ararut”, ucap Desi.
“Tepung
ararut? Apa itu des? Aku baru denger nama itu”, tanya Lita.
“Tepung
ararut itu biasanya disebut tepung garut, terbuat dari ubi garut. Sari pati
garut bisa meningkatkan kadar PH lambung, jadi tepung ararut sangat baik
dikonsumsi penderita asam lambung seperti kamu”, jelas Desi.
“Oiya nanti aku
minta tolong ke ibuku untuk kirim tepung ararut buat kamu ya?”, tanya Desi.
“Makasih ya Des,
aku jadi ngerepotin kamu”.
“Santai aja Lit,
kayak sama siapa aja”, sahut Desi.
“Oiya Des nanti
tepung ararutnya dikirim ke alamatku di Pekalongan aja, bentar lagi kan
kita mau mudik”.
“Iya Lit siap”.
Desi langsung
menelpon ibunya dan meminta tolong pada ibunya untuk mengirimkan tepung
ararut ke rumah Lita.
Tulat sebelum Lebaran, Desi dan Lita bersiap-siap untuk mudik ke kampung
halaman masing-masing. Desi pulang ke Garut menggunakan kereta sedangkan Lita
pulang ke Pekalongan menggunakan travel. Didalam travel, Lita melihat anak
kecil yang sedang menikmati buah jeruk. Tiba-tiba anak kecil itu menangis sambil
melepeh makanan yang ada di mulutnya. Ternyata anak kecil tadi mengunyah biji
jeruk, jadi mulutnya kepahitan. Kemudian sang ibu langsung memberikan air
minum pada anaknya.
Lita tiba di
Pekalongan sekitar pukul 13.00 siang. Sesampainya di rumah, Lita melihat ibunya
sedang sibuk membuat kue Lebaran.
Esok hari pukul
09.00 pagi ada paket datang, ternyata itu adalah kiriman dari ibu Desi. Lita langsung
meraih ponsel yang berada di atas meja di sampingnya kemudian dia menghubungi Desi.
“Assalamualaikum
Des.., gimana perjalanan kamu kemarin? kamu sampai rumah jam berapa?”, tanya
Lita dengan bahagia.
“Waalaikumsalam,
alhamdulillah lancar Lit, aku sampai rumah maghrib”, jawab Desi.
“Aku cuma mau
bilang, itu lho kiriman dari ibu kamu udah nyampe. Makasi ya Des..”.
“Iya sama-sama
Lit, selamat Lebaran di kampung halaman ya”.
Setelah membuka
paket dari ibu Desi, Lita berencana untuk membuat kue dibantu oleh ibunya. Setelah
adonan selesai dibuat, adonan dimasukkan kedalam cetakan dan dikukus. Sambil menunggu
kuenya matang, Lita melanjutkan tugas menulis yang dia ikuti di Komunitas
One Day One Post karena tulisannya harus dikirim hari itu juga.
Hahaha ada² aja ank kecil itu biji jeruk kegigit. Btw ceritanya bagus loh mengalir gitu aja dan enak aja bacanya
BalasHapusHehe iya kak maklum anak kecil gatau kalau jeruk ada bijinya. Hehe. Makasi banyak kak udah baca.
Hapusjadi banyak ide ya sejak bergabung di ODOP. Ceritanya bagus banget lohhh...alami gtu.
BalasHapusAlhamdulillah, masih sama² belajar kok kak, terimakasih banyak kak.
HapusCeritanya enak banget dibaca.. tepung ararut bisa untuk sakit asam lambung juga.. wahhhh 😍
BalasHapusKalau baca di berbagai sumber bisa untuk sakit lambung, magh gitu kak. Terimakasih banyak kak sudah membaca.
Hapuswkwkwk bisa aja ya nyambungin biji jeruk, ceritanya enak nih dibacanya mbak, bagus
BalasHapusHehe iya kak. Terimakasih banyak kak sudah membaca.
HapusCeritanya ngalir, bagus banget kk
BalasHapusTerimakasih banyak amel sudah mau membaca.
HapusWah, ceritanya keren ... :)
BalasHapusDapat insight baru tentang manfaat si tepung garut. Bisa dicoba nih sama saya, yang suka kumat asam lambungnya.
Hehe iya kak aku juga baru tahu tepung ararut karna ikut ODOP kak. Terus baca² di google manfaat dari tepung itu kak. Terimakasih banyak kak sudah membaca.
Hapusalhamdulillah akhirnya tepung ararut sampai di Pekalongan ya
BalasHapusHehe iya alhamdulillah kak
HapusBagus gini keren
BalasHapusTerimakasih sudah membaca kak
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapuscakep, mengalir dan tak tampak sedang melakukan tulisan tantangan yang mengharuskan ada kata-kata tak biasa di dalam nya.
BalasHapusTerimakasih banyak kak sudah membacanya
HapusSenang bacanya ☺️ semua kata kunci sukses masuk dalam cerita 👍🏻
BalasHapusTerimakasih banyak kak
HapusCeritanya gampang ditangkap baguss kak
BalasHapusTerimakasih banyak kak sudah membaca
HapusKeren kak ceritanya, alurnya mengalir aja gitu
BalasHapusHehe terimakasih banyak kak
Hapus