CINTA BERSEMI DI KKN
Kamis, 2 Juni 2022.
Cinta Bersemi di KKN
KKN merupakan
program dari kampus yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa dari semua
jurusan di semester akhir. Tahun ini KKN dilakukan di Kabupaten Brebes dan Kabupaten
Pemalang yang disebar ke berbagai desa yang ada disana. Setiap desa terdiri
dari satu kelompok dengan beranggotakan 10-13 mahasiswa dari semua jurusan. Kisah
ini terjadi di salah satu desa yang ada di Kabupaten Pemalang. Sebut saja Namanya
Rania. Dia satu kelompok dengan Riska, Dita, Rahma, Sonia, Indah, Sekar, Tirta,
Yusuf dan Adit. Selama kegiatan KKN berlangsung, mereka menginap di tempat Ibu
Lurah.
Desa tempat mereka
KKN sering dilanda kekeringan, apalagi saat ini sedang musim kemarau. Sepanjang
jalan menuju lokasi desa itu tampak pohon-pohon jati yang daunnya pada kering. Saat
kita akan menuju ke desa itu, kita harus berhati-hati karena jalannya
berkelok-kelok, kanan kiri jalan adalah hutan jati. Sedangkan area permukiman warga
menjorok kedalam. Bila ada keperluan diluar desa sebaiknya dilakukan siang hari
karena kalau malam hari suasana terlihat menyeramkan. Menurut warga terkadang ketika
malam hari masih ada babi hutan yang suka berkeliaran. Di desa itu memang
sering mengalami kesulitan air bersih, sehingga saat musim kemarau warga
mengandalkan air sungai untuk keperluan sehari-hari dari memasak, mandi sampai
mencuci. Hal ini juga sama dengan yang dialami oleh mahasiswa KKN, mereka harus
ke sungai bila ingin mandi dan mencuci pakaian.
Semua mahasiswa
menjalankan rutinitas mereka sesuai dengan program kerja. Kalau pagi mereka mengajar
di sekolah yang berada di dekat desa itu. Setelah itu mereka juga ikut
berkontribusi disetiap kegiatan yang ada di desa. Yusuf adalah cowok yang
pendiam tetapi romantis dan dia juga suka menulis puisi. Setiap hari Yusuf
selalu menulis puisi, ia tuangkan semua perasaannya melalui tulisan. Suatu hari
tanpa sengaja buku Yusuf yang berisi kumpulan puisi itu terjatuh dan ditemukan
oleh Rania. Karena penasaran, akhirnya Rania membaca buku itu. Ternyata buku
itu berisi kumpulan-kumpulan puisi. Setelah membacanya, Rania merasa bahwa perempuan
yang dimaksud dalam puisi itu adalah dirinya. Akan tetapi Rania hanya
menyimpannya didalam hati karena ia belum yakin.
Suatu hari Sonia
dan Rahma mengatakan kalau Yusuf sebenarnya suka dengan Rania. Rania menanggapi
perkataan teman-temannya dengan tersenyum. Hingga pada akhirnya Yusuf
memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya pada Rania. Ternyata Rania
juga memiliki perasaan yang sama. Setelah KKN, hubungan mereka semakin dekat
hingga sampai sekarang. Bahkan akhirnya Yusuf dan keluarganya datang untuk
melamar Rania.
Selalu ada kisah cinta dalam perjalanan KKN ya ternyata... Hehehe
BalasHapus