SEPERCIK ASA
Selasa, 7 Juni 2022.
Sepercik Asa
Kilas balik kenangan masa kuliah, Liza gadis kelahiran 22 tahun
lalu. Saat kuliah ada seorang yang mencoba mendekatinya, dia kakak tingkat. Cowok
itu bernama Fahrul. Dengan berbagai cara, Fahrul laukan agar bisa merebut hati
Liza. Dengan mengajak bareng ke kampus, ngajak makan dan ngajak bareng ke
perpustakaan. Liza bersikap biasa saja, dia menganggap Fahrul seperti teman
cowok lainnya.
Sebenarnya Liza tahu, kalau Fahrul itu suka padanya. Sebulan sejak
mereka dekat akhirnya Fahrul mengungkapkan isi hatinya pada Liza. Tapi Liza
menjawab dia tidak mau pacaran dan ingin fokus pada kuliahnya. Setelah itu Liza
mendengar kabar kalau Fahrul dekat dengan teman satu Fakultasnya. lIza tetap
tenang karena dia tidak mempunyai perasaan apa-apa sama Fahrul. Liza pun berusaha
menjauh dari Fahrul. Terlebih ada kabar baru lagi kalau Fahrul melamar teman
satu Fakultasnya dan seminggu kemudian mereka pun menikah. Setelah kejadian
itu, Liza memutuskan untuk tidak berkomunikasi dan memblokir nomer dan akun Instagram
Fahrul.
Setelah selesai KKN, tiba-tiba cowok yang pernah dekat saat masih SMK
menghubungi Liza dan mengajak ketemu. Cowok itu bernama Hasan. Dia menanyakan
tentang rencana Liza setelah lulus kuliah. Liza menjawab kalau dia ingin fokus cari
kerja dan insyaallah ingin lanjut S2. Lantas dia bilang, kalau jawabanku tepat
dia bisa menunggu. Sejak pertemuan itu hubungan mereka tetap baik-baik saja,
bahkan Liza sempat curhat dengan hasan tentang cowok yang Liza sukai. Tiba-tiba
Liza mendapat pesan dari Instagram Hasan yang berisikan kalau Liza diminta
untuk menjauhi Hasan, karena Hasan akan segera menikah. Liza kaget dia tidak
menyangka kalau ternyata Hasan sudah mempunyai pacar baru. Tanpa berpikir dua
kali lIza langsung memblokir nomer dan akun Instagram milik Hasan.
Setelah dua tahun menutup hati dari siapapun, akhirnya Liza
merasakan jatuh cinta kembali. Tetapi kali ini Liza hanya bisa mengagumi cowok
itu dalam diam. Yang jelas cowok itu masih single tetapi dia orangnya
dingin dan cuek banget, dia juga orangnya kaku dan sensitif. Saat ini Liza
hanya bisa berdo’a dan menyerahkan semuanya kepada Allah. Bila memang cowok itu
sudah ditakdirkan untuknya semoga Allah membukakan jalannya. Satu hal yang selalu
Liza nantikan adalah sebuah kabar baik yang telah Allah janjikan bagi
orang-orang yang sabar. Aamiin.
Komentar
Posting Komentar