Sincerity of Love
Sabtu, 18 Juni 2022.
Sincerity of Love
image by: id.pinterest.com
Luna dan Raka adalah sepasang kekasih yang menjalani LDR (long
distance relationship). Mereka sudah dekat sejak di bangku SMA. Setelah lulus
SMA, Luna dan Raka melanjutkan ke Perguruan
Tinggi yang berbeda. Disinilah awal dari hubungan jarak jauh mereka berdua. Luna
kuliah di salah satu kampus yang ada di Jawa Tengah, sedangkan Raka kuliah di
salah satu kampus yang ada di Jawa Barat. Walaupun terpisah jarak, hubungan
mereka hingga kini masih langgeng karena kunci dari hubungan mereka adalah
komunikasi dan saling percaya satu sama lain. Luna adalah wanita yang lembut,
perhatian, pintar dan cantik. Sedangkan Raka adalah laki-laki yang cuek, romantis,
penyayang, pintar dan tampan. Bisa dibilang mereka ini adalah pasangan yang
banyak diidolakan banyak orang. Tak jarang jika masing-masing dari mereka menjadi
incaran mahasiswa yang ada di kampusnya.
Seharian Raka belum memberi kabar pada Luna. Hingga suatu malam, Luna
mengirimkan sebuah pesan untuk Raka.
“Raka, kamu lagi sibuk ya? seharian kamu nggak ada kabarnya? aku
khawatir sama kamu”, tulis Luna dalam pesan WhatsApp nya.
Melihat notifikasi pesan masuk dari kekasihnya, Raka hanya terdiam
dan tak berani untuk membalasnya. Raka tidak ingin membuat Luna khawatir dan
tahu tentang kondisinya saat ini. Hingga sampai pagi hari, Luna belum juga
mendapat balasan pesan dari Raka. Luna semakin mengkhawatirkan Raka,
akhir-akhir ini Luna merasa kalau tingkah Raka aneh dan ada yang Raka
sembunyikan darinya.
Malam itu Luna mendapat notifikasi pesan masuk dari ponselnya, dan
ternyata itu adalah pesan dari Raka.
“Luna aku minta maaf ya, untuk sementara waktu kamu jangan hubungi aku
dulu ya. Aku lagi sibuk sama kuliah dan tugas-tugasku di kampus”, tulis Raka
dalam pesan WhatsApp nya.
Mendapat pesan tersebut, Luna hanya terdiam. Luna bingung denga isi
pesan kekasihnya itu. Dia merasa kalau kekasihnya sedang menyembunyikan sesuatu
darinya.
Semenjak peristiwa malam itu, hubungan dan komunikasi mereka berdua
jadi renggang. Tidak ada yang saling memberi kabar satu sama lain. Setiap hari Luna
sibuk menjalankan aktivitas di kampus dan berjualan online. Hal itu Luna lakukan
agar memberi ruang bagi mereka berdua. Sedangkan disana Raka sedang rutin
berobat dan berjuang melawan penyakitnya. Raka mengidap penyakit yang serius,
sehingga dia harus dirawat di rumah sakit selama beberapa hari.
Ketika libur kuliah, Luna berencana untuk mengunjungi rumah Raka
yang ada di Jawa Barat agar dia bisa mengetahui kabar Raka yang sebenarnya. Luna
berangkat ke Jawa Barat pukul 07.00 pagi menggunakan kereta. Luna tiba di rumah
Raka sore hari.
“Assalamualaikum…, Raka…”, ucap Luna sambil mengetuk pintu rumah
Raka.
“Waalaikumsalam.., iya sebentar”, jawab salah seorang dari dalam
rumah.
Ternyata yang membuka pintu adalah mamahnya Raka. Mamah Raka pulang
untuk mengambil baju ganti milik Raka. Mamah Raka kaget begitu melihat
seseorang yang datang adalah Luna, kekasih anaknya.
“Eh Luna, kok bisa sampai sini Lun? Ada apa? “, tanya mamah Raka
dengan heran.
“Luna khawatir mah dengan keadaannya Raka karena udah satu minggu
ini Raka nggak ada kabarnya, makanya Luna kesini”, jawab Luna dengan nada cemas.
“Maaf Lun, sebenarnya mamah nggak boleh bilang hal ini ke kamu,
tapi..”,
“Tapi kenapa mah? Raka kenapa? apa Raka sakit?
Melihat kekhawatiran Luna terhadap Raka, akhirnya mamah Raka
menceritakan yang sebenarnya ke Luna kalau Raka sebenarnya sedang sakit, dia
mengidap penyakit yang serius makanya beberapa hari ini dia harus dirawat di
rumah sakit dan dia akan segera melakukan operasi walaupun kemungkinan untuk
sembuh sangat kecil.
“Maaf Lun, Raka nggak mau kamu sedih dan mengkhawatirkannya,
makanya dia menutupi semuanya dari kamu, Raka sangat menyayangi kamu Lun..”,
ucap mamah Raka sambil memeluk Luna.
Mendengar hal itu Luna langsung meminta mamah Raka untuk
mengantarnya ke rumah sakit melihat keadaan Raka. Sesampainya di rumah sakit,
Luna hanya terdiam dan menangis melihat keadaan kekasihnya yang sedang
terbaring lemah. Tiba-tiba dokter datang dan memberi tahu mamah Raka kalau Raka
akan segera dioperasi karena melihat kondisi Raka yang semakin memburuk. Luna tidak
bisa menahan air matanya yang terus membasahi pipinya. Luna langsung bergegas
dan pamit dengan mamah Raka untuk pergi ke mushola yang ada di rumah sakit. Di mushola
Luna berdo’a agar operasi Raka berjalan lancar dan Raka segera diberikan
kesembuhan .
Tak lama selesai berdo’a, mamah Raka mendatangi Luna dan memberi
kabar kalau Raka sudah selesai di operasi . Selanjutnya Raka akan dipindahkan
ke ruang perawatan. Karena ketulusan cinta dan do’a dari Luna Allah mendengar
dan mengabulkannya. Alhamdulillah Raka sembuh dari penyakitnya dan mereka
berencana untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius.
Komentar
Posting Komentar