Ulah Tikus Nakal
Selasa, 28 Juni 2022.
Ulah Tikus Nakal
Rina seorang mahasiswi
yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya. Menjadi mahasiswi akhir membuat Rina
harus sering-sering pergi ke tempat foto copy untuk print hasil
tugas akhirnya. Setiap minggu Rina pergi ke tempat foto copy dekat rumah,
kira-kira butuh waktu 10 menit perjalanan dengan menggunakan sepeda motor. Ibu Rina
selalu memperhatikan setiap kegiatan Rina termasuk setiap minggu dia harus
keluar meng-copy hasil tugas akhirnya. Ibu Rina berfikir jika setiap
minggu Rina harus keluar maka waktu untu Rina menyelesaikan tugas akhirnya akan
tertunda.
Suatu hari ibu
Rina berencana untuk membelikan printer untuk Rina supaya dia bisa
segera menyelesaikan tugas akhirnya.
“Rin, ibu mau
beliin kamu printer.”
“Printer kan
harganya nggak murah bu.”
“Iya, coba kamu
cari di google kira-kira harganya sekitar berapa?.”
“Ini bu,
harganya tergantung merek sama kegunaanya.” ucap Rina sambil menunjukkan
beberapa gambar printer beserta harganya.
“Kalau bisa
yang kualitasnya bagus dan kegunaannya banyak dengan harga yang terjangkau.”
“Ada nih bu, printer
sekaligus bisa untuk scan dan copy.”
Setelah cukup
lama memilih, akhirnya Rina menunjukkan salah satu merek printer multifungsi
berikut dengan harganya. Menurut Rina merek printer yang dia pilih
adalah salah satu merek printer yang bagus dan sudah terkenal dengan
kualitasnya.
“Berarti kamu
mau beli yang itu?”, tanya ibu Rina seraya memastikan.
“Iya bu, tapi
mahal deh bu, ibu ada uangnya?.”
“Alhamdulillah
ada, besok kita beli.”
“Terimakasih
banyak ya bu”, ucap Rina dengan gembira.
Keesokan harinya
Rina bersama ibunya pergi ke salah satu toko elektronik yang menjual
barang-barang elektronik termasuk laptop, notebook dan printer. Disana
Rina memilih salah satu merek printer multifungsi sesuai dengan hasil pencariannya
kemarin dari google.
Setelah membeli
printer tersebut, mereka langsung pulang ke rumah untuk mencoba printer
barunya. Semenjak Rina dibelikan printer oleh ibunya, dia tidak pernah
pergi ke tempat foto copy dan dia bisa fokus mengerjakan tugas akhirnya.
3 bulan berlalu
Rina menggunakan printer itu. Suatu hari ketika Rina akan meng-copy
tugas akhirnya, tiba-tiba printer-nya tidak bisa digunakan. Ini membuat
Rina bingung karena dari kemarin-kemarin printer-nya masih bisa digunakan.
Karena penasaran Rina langsung melihat bagian dalam printer-nya yang
menurutnya bermasalah dengan senter gawai-nya. Rina melihat ada kabel
yang terputus dan bagian dalam begitu berantakan. Printer Rina masih
dalam masa garansi. Akhirnya Rina bersama ibunya langsung menuju ke toko mereka
membeli printer waktu itu.
Sesampainya disana,
printer diperiksa oleh pekerja yang ahli di bidangnya. Kata pekerja
tersebut ada beberapa kabel di bagian dalam printer yang putus karena
gigitan tikus. Printer Rina mengalami kerusakan yang cukup parah karena bagian
dalam printer sangat berantakan dan tak beraturan. Jika diperbaiki harus
membeli beberapa alat baru dan untuk biaya perbaikannya hampir mendekati harga printer
baru.
Mendengar hal
itu Rina merasa sedih dan kasihan dengan ibunya karena printer yang baru
dibeli 3 bulan lalu sudah tidak bisa digunakan karena ulah tikus yang nakal. Semenjak
kejadian itu Rina harus lebih berhati-hati dalam menjaga barang-barang
pentingnya agar tidak dirusak oleh ulah tikus yang tidak bertanggung jawab.
Rina seorang mahasiswi
yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya. Menjadi mahasiswi akhir membuat Rina
harus sering-sering pergi ke tempat foto copy untuk print hasil
tugas akhirnya. Setiap minggu Rina pergi ke tempat foto copy dekat rumah,
kira-kira butuh waktu 10 menit perjalanan dengan menggunakan sepeda motor. Ibu Rina
selalu memperhatikan setiap kegiatan Rina termasuk setiap minggu dia harus
keluar meng-copy hasil tugas akhirnya. Ibu Rina berfikir jika setiap
minggu Rina harus keluar maka waktu untu Rina menyelesaikan tugas akhirnya akan
tertunda.
Suatu hari ibu
Rina berencana untuk membelikan printer untuk Rina supaya dia bisa
segera menyelesaikan tugas akhirnya.
“Rin, ibu mau
beliin kamu printer.”
“Printer kan
harganya nggak murah bu.”
“Iya, coba kamu
cari di google kira-kira harganya sekitar berapa?.”
“Ini bu,
harganya tergantung merek sama kegunaanya.” ucap Rina sambil menunjukkan
beberapa gambar printer beserta harganya.
“Kalau bisa
yang kualitasnya bagus dan kegunaannya banyak dengan harga yang terjangkau.”
“Ada nih bu, printer
sekaligus bisa untuk scan dan copy.”
Setelah cukup
lama memilih, akhirnya Rina menunjukkan salah satu merek printer multifungsi
berikut dengan harganya. Menurut Rina merek printer yang dia pilih
adalah salah satu merek printer yang bagus dan sudah terkenal dengan
kualitasnya.
“Berarti kamu
mau beli yang itu?”, tanya ibu Rina seraya memastikan.
“Iya bu, tapi
mahal deh bu, ibu ada uangnya?.”
“Alhamdulillah
ada, besok kita beli.”
“Terimakasih
banyak ya bu”, ucap Rina dengan gembira.
Keesokan harinya
Rina bersama ibunya pergi ke salah satu toko elektronik yang menjual
barang-barang elektronik termasuk laptop, notebook dan printer. Disana
Rina memilih salah satu merek printer multifungsi sesuai dengan hasil pencariannya
kemarin dari google.
Setelah membeli
printer tersebut, mereka langsung pulang ke rumah untuk mencoba printer
barunya. Semenjak Rina dibelikan printer oleh ibunya, dia tidak pernah
pergi ke tempat foto copy dan dia bisa fokus mengerjakan tugas akhirnya.
3 bulan berlalu
Rina menggunakan printer itu. Suatu hari ketika Rina akan meng-copy
tugas akhirnya, tiba-tiba printer-nya tidak bisa digunakan. Ini membuat
Rina bingung karena dari kemarin-kemarin printer-nya masih bisa digunakan.
Karena penasaran Rina langsung melihat bagian dalam printer-nya yang
menurutnya bermasalah dengan senter gawai-nya. Rina melihat ada kabel
yang terputus dan bagian dalam begitu berantakan. Printer Rina masih
dalam masa garansi. Akhirnya Rina bersama ibunya langsung menuju ke toko mereka
membeli printer waktu itu.
Sesampainya disana,
printer diperiksa oleh pekerja yang ahli di bidangnya. Kata pekerja
tersebut ada beberapa kabel di bagian dalam printer yang putus karena
gigitan tikus. Printer Rina mengalami kerusakan yang cukup parah karena bagian
dalam printer sangat berantakan dan tak beraturan. Jika diperbaiki harus
membeli beberapa alat baru dan untuk biaya perbaikannya hampir mendekati harga printer
baru.
Mendengar hal
itu Rina merasa sedih dan kasihan dengan ibunya karena printer yang baru
dibeli 3 bulan lalu sudah tidak bisa digunakan karena ulah tikus yang nakal. Semenjak
kejadian itu Rina harus lebih berhati-hati dalam menjaga barang-barang
pentingnya agar tidak dirusak oleh ulah tikus yang tidak bertanggung jawab.
Komentar
Posting Komentar