Dilema

 Rabu, 6 Juli 2022.


Dilema

 

Adit bekerja di sebuah Stasiun Televisi Indonesia yang ada di Jakarta. Dia adalah seorang Reporter sekaligus Presenter Berita yang sudah berpengalaman dalam bidangnya. Sudah sekitar lima tahun Adit bergabung dengan Stasiun Televisi itu. Kali ini Adit mendapat partner kerja baru, seorang wanita cantik, cerdas, energik dan humble. Wanita itu bernama Delia. Mereka berdua ditugaskan untuk meliput sebuah event besar yang diadakan di Yogyakarta. Satu minggu mereka meliput bersama di Yogyakarta, mereka berdua semakin dekat. Setelah menyelesaikan tugasnya, mereka berdua kembali ke Jakarta. Berkat keberhasilan mereka berdua meliput event besar itu, akhirnya Delia resmi dijadikan partner tetap AdIt baik dalam meliput maupun menjadi Presenter di layar kaca. Lama kelamaan pertemanan Adit dan Delia semakin dekat, bahkan kedekatan mereka berdua sering menjadi perbincangan hingga sampai terdengar di telinga Viona kekasih Adit.

Suatu hari di jam makan siang, Viona datang ke Stasiun Televisi tempat Adit bekerja untuk memastikan kabar kedekatan mereka yang dia dengar dari orang-orang.

“Amar, kamu liat Adit nggak?”, tanya Viona pada salah satu rekan kerja Adit sekaligus sahabatnya.

“Oiya katanya tadi Adit mau keluar untuk makan siang di restoran depan.”

Setelah mendengar jawaban Amar, Viona langsung bergegas menuju ke restoran tersebut. Saat memasuki restoran, Viona mengamati seluruh pengunjung dari satu sudut ke sudut yang lain untuk mencari sosok Adit. Viona terkejut melihat kekasihnya sedang makan bersama seorang wanita. Buru-buru Viona langsung menghampiri mereka berdua.

“Oh ternyata kamu lagi berduaan sama seseorang, pantes aja aku telfon dan chat kamu nggak dibales?”

Adit terkejut melihat kekasihnya datang secara tiba-tiba, begitupun Delia yang belum mengenal sosok kekasih Adit.

“Sabar dulu sayang, dengerin dulu penjelasanku. Kenalin ini Delia, partner kerjaku. Kamu nggak usah salah sangka atau cemburu sama dia, kita hanya sebatas rekan kerja”, jelas Adit.

“Maaf sebelumnya kalau saya ikut campur, yang dikatakan Adit memang benar. Kita berdua hanya sebatas rekan kerja tidak lebih”, sambung Delia memberikan penjelasan atas kesalahpahaman yang ada.

“Oke, kali ini aku percaya”, ucap Viona seraya menggandeng tangan Adit dan meninggalkan restoran.

Sejak kejadian itu, Delia mulai menjaga jarak dengan Adit. Hal ini membuat mereka berdua sama-sama merasa canggung ketika harus meliput bersama.

Semakin hari Delia semakin terjebak dalam situasi yang rumit dan membuat dirinya tidak nyaman. Akhir-akhir ini Viona sering datang ke tempat kerja kekasihnya untuk memastikan kabar burung tentang kedekatan kekasihnya dengan partner kerjanya. Tanpa sengaja Viona melihat Delia yang sedang duduk sendirian. Viona langsung menghampiri Delia dengan wajah penuh kesal.

“Hei kamu, aku ingetin ya awas aja kalau aku denger kabar kalian berdua masih deket. Aku bisa aja bilang ke orang-orang kalo kamu itu pelakor yang suka ganggu hubungan orang.”

Sepulang dari tempat kerja, Delia terus memikirkan perkataan Viona. Akhirnya Delia memutuskan untuk resign dari tempat kerjanya yang sekarang.

Pagi harinya Delia ke kantor dan langsung menuju ke ruangan atasannya dengan membawa surat resign.

“Pagi Pak, maaf sebelumnya mulai hari ini saya ingin resign”, ucap Delia sambil menyodorkan sebuah amplop yang berisi surat pengunduran diri miliknya.

What is this? Is there any problem Del?

“Tidak ada masalah apa-apa Pak, alasan saya ingin resign karena saya akan segera menikah dan calon suami saya meminta saya untuk berhenti bekerja. Jadi nanti setelah menikah saya akan ikut suami ke Luar Negeri Pak.”

“Oh begitu. Ya sudah saya terima pengunduran diri kamu. Sekali lagi selamat ya, semoga acaranya berjalan lancar.”

“Terimakasih Pak, saya mohon maaf dan mohon pamit.”

Setelah selesai menemui atasannya, Delia langsung beranjak untuk pulang ke kostnya dan bersiap-siap untuk pulang kampung.

Siang ini seharusnya Adit meliput bersama Delia. Sesampainya di kantor, Adit langsung mencari Delia. Akan tetapi dia tidak menemukannya. Tiba-Tiba Amar menghampiri Adit yang tengah kebingungan.

“Kamu cari Delia Dit?”

“Iya, dia dimana?”

“Tadi pagi aku liat dia masuk ke ruangan Pak Bos, nggak lama kemudian dia keluar. Dan pas aku tanya dia bilang dia resign mulai hari ini dan dia mau pulang ke kampung halamannya. Biar lebih jelas, coba kamu tanya Pak Bos langsung aja.”

Tanpa berpikir panjang, Adit langsung menuju ke ruangan atasannya. Adit menanyakan apakah Delia benar-benar akan resign dari kantor. Atasannya menjelaskan bahwa Delia memang akan resign karena akan segera menikah.

Adit bingung dan tidak percaya mendengar alasan Delia resign karena akan segera menikah. Karena yang Adit tahu, dulu Delia pernah bercerita kalau dia belum mempunyai kekasih ataupun calon.

Untuk memastikan semuanya, sepulang kerja Adit berencana untuk datang ke kost Delia. Sesampainya di kost, Adit tidak bertemu dengan Delia karena ternyata Delia sudah berangkat menuju Bandara.

Ketika Adit hendak berjalan pulang, dia bertemu dengan Lola sahabat Delia. Adit meminta Lola untuk bercerita alasan sebenarnya Delia tiba-tiba resign. Karena kasihan melihat raut wajah Adit yang begitu sedih akhirnya Lola menceritakan yang sebenarnya.

“Sebenernya Delia itu suka sama kamu, tapi setelah dia tau kamu udah punya Viona dia milih buat menjauh dan lupain kamu. Karena dia nggak mau merusak hubungan kalian berdua.”

Adit terdiam setelah mendengar perkataan Lola. Adit benar-benar bingung dan dilema.

Hari demi hari dilalui Adit tanpa kabar dari Delia. Semakin hari Adit semakin merasa kehilangan sosok Delia. Setiap hari yang ada di pikirannya hanya Delia. Adit baru sadar kalau sebenarnya dia juga mempunyai perasaan yang sama seperti yang Delia rasakan padanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebuah Usaha

Rumah Kedua

CINTA BERSEMI DI KKN