Terimakasih Cerita Indahnya
Senin, 1 Agustus 2022.
Terimakasih Cerita Indahnya
Tepat dua bulan sudah saya mengikuti Open Recruitment Komunitas
One Day One Post. Hari ini tepat satu hari terakhir sebelum esok hari
pengumuman kelulusan peserta ODOP Batch 10. Apa yang saya rasakan hingga hari ini benar-benar
sulit tergambarkan dengan kata-kata. Banyak rasa yang saya alami dan dapatkan
saat bergabung bersama ODOP. Berbagai perasaan campur aduk semuanya saya lalui
setiap harinya.
Diharuskan untuk terus mencari ide tulisan dan memutar otak setiap
harinya, dengan menghasilkan sebuah
tulisan sederhana yang saya tuangkan dalam blog pribadi saya. Ini adalah salah
satu sarana yang saya tempuh untuk menjadi seorang penulis hebat nantinya. Menjadi
salah satu komunitas menulis yang saya ikuti untuk pertama kalinya membuat saya
ingin terus belajar dan berkembang bersamanya.
Hingga sampai hari ini, komunitas ODOP sudah mengajarkan saya
banyak hal selama dua bulan ini. Saya benar-benar bahagia dan selalu terucap
rasa syukur yang begitu besar atas semua rencana dan petunjuk-Nya. Sampainya
saya di titik sekarang ini jauh dari perkiraan saya. Ini seperti sebuah kado
terindah bagi saya karena sampai saat ini saya masih bisa bertahan dan
berjuang.
Ketika mendengar pengumuman kelulusan akan segera diumumkan hati
dan perasaan saya benar-benar tak karuan, ada banyak rasa yang muncul dalam
diri rasa. Rasa senang, sedih, rindu, bahagia, bersyukur, panik, takut dan
lainnya, semua rasa itu sulit untuk dideskripsikan.
Hal yang paling mengganggu hati dan pikiran saya adalah rindu. Saya
termasuk tipe orang yang sulit untuk melupakan semua kenangan. Saya akan
merasakan banyak kerinduan setelah pengumuman kelulusan diumumkan. Rindu akan
semua kenangan yang saya dapatkan selama dua bulan.
Saya akan merindukan setiap pemberitahuan yang diberikan oleh oleh
kakak panitia dan penanggung jawab di setiap grup. Saya akan merindukan semua
pesan pengingat untuk membuat tulisan wajib, mengisi google form setelah
mengunggah tulisan, membaca blogwalking, mengikuti kelas materi,
mengikuti SJLD (satu jam lebih dekat) dan mengerjakan setiap tantangan di akhir
minggu. Semua pengingat yang saya dapatkan dari kakak-kakak penanggung jawab
kelompok Nusantara yaitu kak Utami dan kak Naila.
Selain itu saya juga akan merindukan canda tawa yang selalu terselip
di setiap pembahasan dari keluarga kelompok Nusantara di ODOP Batch 10 ini. Merindukan
semua pesan, kritikan, saran dan semangat dari mereka yang sudah saya anggap
seperti keluarga tanpa KK (kartu keluarga). Saya benar-benar akan merindukan
semua kenangan yang saya lalui bersama komunitas ODOP terutama dengan mereka semua
yang berada di kelompok Nusantara. Semuanya mengajarkan pada saya bahwa dunia kepenulisan
itu indah dan menyenangkan. Saya bukan tipe orang yang mudah merangkai kata,
akan tetapi dalam tulisan ini saya akan mencoba merangkai kata-kata sederhana. Ini
saya tujukan untuk komunitas ODOP Batch 10, kakak-kakak panitia dan penanggung
jawab serta teman-teman yang berjuang dan berproses bersama selama dua bulan
ini terutama kelompok Nusantara.
Maaf,
jika saya tak pandai merangkai sebuah kata,
Maaf,
jika saya tak pandai menyusun kalimat sederhana,
Tapi
tenang, hari ini saya belajar untuk mencobanya,
Meracik
deretan-deretan kata agar menjadi bermakna,
Menyusun
setiap kalimat dengan rasa,
Terimakasih
untuk setiap prosesnya,
Terimakasih
untuk setiap perjalanannya,
Terimakasih
untuk semua kesempatannya,
Terimakasih
untuk semua waktu berharganya,
Terimakasih
untuk semua ilmu dan pengetahuannya,
Terlebih
untuk setiap pengalaman yang tak terlupakan,
Saya
senang kita semua dipertemukan,
Pada
waktu yang ditetapkan oleh Tuhan,
Bertemu
dan mengenal satu dengan yang lain,
Berbagi
cerita dan canda setiap saat,
Saling
memberi semangat agar kita semua kuat,
Saling
berbagi pengetahuan dan pengalaman,
Tanpa
berpikir kita semua adalah lawan,
Terimakasih
sudah berproses bersama,
Terimakasih
sudah berjuang bersama,
Terimakasih
semua cerita indahnya,
Semoga
kita segera bersua,
Bukan
lagi dalam dunia maya.
Do’a
terbaik untuk kita semua,
Semoga
Tuhan mendengar dan mengabulkannya segera.
Itulah sedikit ucapan terimakasih yang bisa saya ucapkan melalui
sebuah tulisan. Saya hanya berusaha mencoba menyusun deretan-deretan kata
sederhana yang jauh dari kata sempurna. Terimakasih sudah berkenan untuk
membacanya.
Mashaa Allah mbak Zahro, q pun merasakan hal yang sama,pasti rindu bagt nantinya 😥😥
BalasHapusWahh, selamat ya Kak Zahro karena ydah berbasil dan survive di ODOP batch X, xixi. Semoga bisa tetap konsisten dan bisa berjuang lebih lagi nanti bareng-bareng di ODOP X sebagai member, xixi.
BalasHapusTapi pastinya enggak mudah ya unguk melepaskan diri status camem di Nusantara/Bhineka karena udah dua bulan berinteraksi setiap hari, berjuangnya juga bareng-bareng akan jadi momen paling menyenangkan sekaligus dirindukan. Semangat, Kak Zahro! See youu! 🤍